Motivasi Menulis

Agar Percaya Diri Mempublikasikan Tulisan

Bagian Kedua

Oleh : Cahyadi Takariawan

Pada postingan terdahulu, telah saya sampaikan tiga sebab tidak percaya diri dalam mempublikasikan tulisan. Simak kembali di sini. Pada postingan kali ini, akan saya tambahkan tiga sebab lagi, yang menyebabkan seseorang tidak percaya diri dalam mempublikasikan tulisan. Dengan mengetahui sebabnya, maka Anda bisa menemukan solusinya.

Sebab Keempat, Karena Bersikap Perfeksionis

Sikap perfeksionis membuat seseorang menuntut kesempurnaan terhadap diri sendiri, padahal tidak ada manusia sempurna. Tidak ada karya manusia yang sempurna. Maka jangan berharap Anda bisa menghasilkan karya yang sempurna. Terimalah kekurangan dan kelemahan diri Anda.

Ketika bersikap perfeksionis, Anda tidak bisa memaafkan diri sendiri saat karya Anda tidak sesuai ekspektasi. Ingat kisah seorang lelaki yang berusaha menyusun seribu batu bata dengan rapi. Sayang, ada dua batu bata yang miring. Ia sangat sedih dengan dua batu bata yang miring itu, padahal ada 998 batu bata yang terpasang lurus dan rapi.

Sebab Kelima, Karena Tidak Menghargai Keunikan Diri

Setiap manusia itu unik, berbeda dengan yang lainnya, maka dalam menghasilkan karya juga unik. Sama-sama menulis cerpen, hasilnya berbeda. Sama-sama membuat novel, gayanya berbeda. Sama-sama menulis artikel, coraknya berbeda. Itu karena semua dari kita uni, punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Ketika Anda merasa naskah Anda tidak seperti karya orang lain, katakan pada diri Anda bahwa karya Anda unik. Memang benar unik, sebagaimana karya orang lain juga unik. Maka biarkan keunikan itu, sebagai gaya Anda sendiri. Anda tidak perlu menjadi orang lain. Cukup menjadi diri sendiri yang terus berproses menjadi lebih baik.  

Sebab Keenam, Berusaha Keras Menyenangkan Semua Orang

Adalah salah besar ketika Anda menginginkan bisa menyenangkan semua orang dengan tulisan Anda. Tidak, Anda tidak akan bisa, saya juga tidak akan bisa. Tidak ada manusia yang bisa menyenangkan semua orang dengan tulisannya. Sungguh, tidak ada.

Jika hingga hari ini Anda masih berusaha menyenangkan semua orang melalui tulisan Anda, sebaiknya simak kembali ‘rahasia’ James Jordan berikut. “Jangan berusaha menyenangkan semua orang”, ujarnya.

“Here is my secret. Don’t try to please people. Don’t think just because more people like your stuff, that makes it any better because it doesn’t. Work on pleasing yourself in your writing. There will always be naysayers too. Don’t get puffed up by those that stroke your ego, but don’t get brought down by critics either”.

Bahan Bacaan

James Jordan, Here is Why You Lack Confidence in Writing, www.medium.com, 10 Juni 2018

 8 kali dilihat

17 Komentar

    • adjisoegiatno

      Terima kasih Pak Cah. Mungkin tidak bisa menyenangkan semua orang. Bahkan kadang egois. Misal ketika menulis tidak memikirkan keinginan pembaca, terserah mau ada yang baca mau tidak saya inginnya menulis seperti ini.
      Saya ingat wawancaranya Musisi Iwan Fals, Beliau ada bikin lagu yang sebenarnya tidak beliau banget. Tapi katanya produser, lagu yang demikian yang tidak sesuai jiwa Iwan Fals yang banyak diminati pendengarnya. Kata Iwan Fals setiap bikin beberapa lagu sesuai kemauannya akan disisipin lagu yang diinginkan pendengarnya.
      Demikian Pak Cah, sekali lagi terima kasih.
      Salam
      Adji Soegiatno

  • Ekalaya Irpan

    Terima kasih Pak Cah, begitu banyak gudang ilmu yang selalu di dengar. Referensi untuk penulis pemula. Agar tidak terjebak dalam berkarya..

  • Florida Salma

    Mkz pak Cah. Ketika menulis, saya tidak membandingkan tulisan saya dengan tulisan siapapun. Bikin ribet. Kalau dibaca, syukur. Tidak dibaca juga tidak masalah. Yang penting, saya menulis.

  • khsblog

    yang penting mau menulis dan terus menulis…..monggo pak Cah mampir, ini blog keluarga kami….dengan jargon “wes pokok e nulis”
    (peserta KMO Batch 29: Novita Ratna Andadari)

  • irpan

    Tinggalkan tulisan anda akan di kenang walaupun kita sudah tidak ada lagi di muka bumi ini. Sehingga mari kita torehkan tinta alineaku untuk mengikuti laju pergerakan masa masa beliau sekarang dan yang akan datang pasti datang para punulis puisi yang lain insya alloh” ,keep writing to make world different”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *