Teknik Menulis

Cara Sangat Mudah Memulai Menulis Bagi Pemula

.

Oleh : Cahyadi Takariawan

.

Anda benar-benar pemula dalam menulis? Belum pernah menulis satupun artikel, atau puisi, atau cerpen, atau kisah? Anda ingin mulai belajar menulis, dari nol?

Jangan khawatir. Bagi Anda yang belum terbiasa menulis, berikut ini beberapa cara praktis dan mudah untuk memulai membuat sebuah tulisan.

Pertama

Berdoalah, atau baca basmalah. Buka alat tulis Anda dan aktifkan, misalnya laptop. Mulailah menulis, tentang apa saja. Jangan berpikir. Rasakan saja, tuliskan saja.

Terus tulis, jangan takut salah, dan jangan berhenti menulis karena ingin melakukan edit tulisan. Biarkan saja jika ada salah ketik, typo, salah tanda baca. Jangan Anda koreksi.

Terus saja menulis sampai tuntas semua yang ingin Anda tuliskan. Setelah selesai menulis, istirahat sejenak. Sekarang baca ulang semua tulisan Anda, sambil membenarkan kesalahan tulisan dan mengedit seperlunya. Jadilah sebuah tulisan.

Benarkah menulis semudah itu? Benar. Why not.

Kedua

Apa yang bisa Anda tulis? Karena tujuannya adalah belajar menulis, maka tulis apa saja yang melintas dalam pikiran dan hati anda, atau hal-hal apapun yang sangat mudah Anda tuliskan.

Berikut 10 contoh hal yang sangat mudah Anda tuliskan, untuk latihan menulis cepat.

1. Tuliskan Kegiatan Anda Hari Ini

Ketika malam tiba, coba Anda ingat, hari ini tadi sejak bangun tidur sampai menjelang berangkat tidur lagi, kegiatan apa saja yang Anda lakukan? Tuliskan semua. Jangan berpikir sistematika. Tulis saja.

2. Tuliskan Rencana Kegiatan Anda Besok Pagi

Besok pagi Anda akan melakukan kegiatan apa saja? Sejak bangun tidur sampai berangkat tidur lagi. Tuliskan semua. Jangan berpikir sistematika. Tulis saja.

3. Bacalah Sebuah Buku, Tuliskan Ringkasannya

Ambil sebuah buku yang ada di rumah Anda, apa saja, yang menarik menurut Anda. Baca satu bagian saja. Lalu tuliskan ringkasan isi bagian yang barusan Anda baca. Tuliskan saja. Jangan berpikir sistematika.

4. Baca Sebuah Artikel atau Kisah, Tulis Ulang Isinya

Baca majalah, koran, atau bukalah sebuah blog atau website. Pilih satu artikel atau kisah yang menarik bagi Anda. Tuliskan kembali isi artikel / kisah tersebut dengan bahasa Anda sendiri. Tuliskan saja. Jangan berpikir sistematika.

5. Ikuti Forum, Tuliskan Materinya

Hadirlah di masjid / gereja dekat rumah Anda –sesuai agama masing-masing. Ikuti ceramah di masjid / gereja itu. Dengarkan dengan seksama. Lalu setelah pulang ke rumah, tuliskan apa yang Anda tangkap dari isi ceramah tersebut. Tuliskan saja. Jangan berpikir sistematika.

6. Dengarkan Cerita, Tuliskan

Minta suami / istri / anak / teman Anda bercerita tentang apapun. Tuliskan cerita tersebut dengan bahasa Anda sendiri. Tuliskan saja. Jangan berpikir sistematika. Pokoknya : tulis saja.

7. Lihat Film, Tuliskan Kisahnya

Lihat sebuah film di TV atau di bioskop. Perhatikan jalan ceritanya. Lalu tuliskan isi kisah film tersebut dengan bahasa Anda sendiri. Tuliskan saja. Jangan berpikir sistematika. Pokoknya : tulis saja.

8. Tuliskan Riwayat Hidup Anda atau Keluarga Anda

Anda bisa menuliskan riwayat hidup anda sendiri. Anda bisa menulis riwayat salah satu anak Anda, sejak lahir hingga saat ini. Anda bisa menceritakan orang-orang terdekat anda. Tuliskan saja. Jangan berpikir sistematika.

9. Tuliskan Kisah Pertemuan Pertama Anda dengan Pasangan Anda

Bagi yang sudah menikah, ingatkah Anda dimana dan bagaimana Anda bertemu pertama kali dengan pasangan? Tulis kenangan indah itu. Bagi yang belum menikah, Anda pengen bertemu di mana pertama kalinya, dan dalam kondisi seperti apa? Tuliskan saja.

10. Tuliskan Kesedihan atau Sakit Hati Anda

Anda pernah disakiti? Anda pernah terluka? Anda pernah kecewa? Tulis semua luka hati Anda, semua rasa sakit Anda, semua rasa marah Anda, semua kecewa Anda. Tuliskan saja. Jangan berpikir sistematika.

Ketiga

Jika Anda telah membaca 10 poin di atas, kemudian Anda mencoba menulis, namun tetap tidak bisa menulis apapun, maka sekarang berbicaralah. Sebelumnya, unduh aplikasi Speech Note (SN) di gadget Anda. Aktifkan aplikasi SN, lalu bicaralah. Bebas, Anda boleh bicara apa saja.

Anda boleh bercerita tentang masa lalu, boleh berpendapat tentang kondisi terkini, boleh menyampaikan keluh kesah, boleh menyampaikan harapan, lalu rekamlah menggunakan aplikasi SN. Setelah selesai bicara, maka semua isi pembicaraan Anda akan terkonversi menjadi tulisan.

Nah, terbukti Anda bisa menulis, kan? Siapa bilang menulis itu sulit? Menulis, sama saja dengan bicara. Yang berbeda hanya medianya.

Keempat

Sudah melakukan semua saran saya di atas, dan Anda tetap tidak bisa menulis apapun? Sekarang tulislah kesulitan Anda dalam menulis. Ceritakan kepada saya apa kesulitan Anda dalam menulis. Tuliskan saja. Jangan berpikir sistematika.

Selamat menulis.

 24 kali dilihat

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *