Positive Writing

Pengalaman Sembuh dari Kecanduan Narkoba dengan Menulis Ekspresif

.

Writing for Wellness – 93

Oleh : Cahyadi Takariawan

“Expressive writing both private and public helped save my life: –Brian Cuban

.

Sudah sangat banyak bukti efektivitas menulis ekspresif dalam kesehatan mental dan fisik. Ternyata, menulis ekspresif juga bisa menjadi sarana penyembuhan kecanduan obat dan alkohol. Eric A. Kreuter (2020) menyatakan, menulis kreatif adalah modalitas pengobatan yang efektif untuk pemulihan kecanduan narkoba dan alkohol.

Sebagai tambahan dari intervensi terapeutik tradisional yang menggunakan modifikasi perilaku yang disampaikan secara individu dan melalui proses kelompok, menulis ekspresif telah memberikan hasil yang sangat positif dalam penyembuhan yang dilakukan di St. Christopher’s Inn di Garrison, New York.

“As an augment to traditional therapeutic intervention using behavior modification delivered individually and through group process, providing addicts with guided exercises in writing and sharing in a group setting has produced very positive results in work done at St. Christopher’s Inn in Garrison, New York” –Kreuter, 2020

Penuturan Pelaku Kecanduan

Bagaimana menulis ekspresif bisa memulihkan dari kecanduan? Berikut penuturan Brian Cuban, seorang yang mampu sembuh dari kecanduan alkohol dan narkoba, melalui menulis ekspresif.

“Saya seorang pecandu alkohol yang sedang dalam pemulihan, pecandu narkoba, dan penyintas gangguan makan”, ujar Cuban. “Pemulihan saya telah mengalami banyak liku-liku dengan banyak percobaan dan kesalahan dalam menemukan metode menuju kehidupan dan kebahagiaan yang memuaskan”, lanjutnya.

“I am a recovering alcoholic, drug addict and an eating disorder survivor. My recovery has taken many twists and turns with a lot of trial and error in finding my path to a fulfilling life and happiness” –Brian Cuban

“Salah satu media yang menurut saya sangat berharga adalah menulis ekspresif. Menulis selalu menjadi minat saya. Ekspresi rasa sakit dan emosi di lengan baju saya, selalu menghasilkan konten yang paling menarik. Tidak ada keraguan dalam benak saya bahwa manfaat penyembuhan diri dari menulis sangat banyak dan kuat”, ujar Cuban.

Cuban mengaku sering melihat postingan di media sosial — baik blog, Facebook, dan Twitter — di mana orang-orang yang tengah kecanduan berbagi perjuangan dan usaha pemulihan mereka. Banyak jenis postingan yang diamati Cuban, cara-cara untuk menyembuhkan diri dari kecanduan.

“One of the tools that I have found incredibly valuable is expressive writing. Writing has always been my passion. Expression of my pain and wearing my emotions on my sleeve have always produced my most intimate and passionate content” –Brian Cuban

Menurut Cuban, terapi ekspresif menjadi bagian dari banyak program perawatan resmi medis. Meskipun menulis ekspresif tidak diajarkan secara formal di sekolah dan perguruan tinggi, namun efektivitas dalam penyembuhan telah teruji.

“Pada tahun 2005, saya memulai blog pertama saya di situs jejaring sosial MySpace yang saat itu populer. Saya tidak tahu bagaimana menulis secara ekspresif. Saya tidak mengambil pelajaran tulis menulis. Saya juga tidak membaca buku”.

“There is no doubt in my mind that the self-healing benefits of writing are numerous and powerful” –Brian Cuban

“Saya melakukan apa yang sekarang saya rekomendasikan kepada banyak orang yang datang kepada saya untuk meminta nasihat menulis: Suatu hari saya membuat daftar 10 mata pelajaran yang saya sukai. Saya menemukan berita tentang subjek tersebut. Saya mulai menulis”, ungkap Cuban.

“Saya menawarkan pendapat tentang subjek hukum, subjek politik, dan subjek hiburan. Saya tulis apa pun yang membangkitkan emosi saya. Awalnya saya tidak tahu bahwa itu terapi. Saya hanya tertarik dengan pelepasan kata-katanya,” lanjut Cuban.

“One day I made a list of 10 subjects I was passionate about. I found news stories on those subjects. I started writing” –Brian Cuban

Brian Cuban mulai mengunggah tulisan-tulisannya ke bolg yang ia beri nama “Blog Brian Cuban.” Ini merupakan langkah untuk sharing tentang perjuangan pemulihan dari kecanduan kepada publik.

“Ketika tulisan saya terasa memberikan efek pemulihan, saya mulai mengekspresikan diri tentang perjuangan melawan kecanduan. Sebagai sebuah pemulihan, tulisan saya bercorak pelepasan amarah dan ekspresi diri dengan cara yang otentik dan mentah. Ini seperti pelepasan muntahan dari mulut ke toilet dan kamar mandi,” ujar Cuban.

“Creative writing is an effective treatment modality for persons recovering from drug and alcohol addiction” –Kreuter, 2020

“Kenyataan yang saya hadapi pahit. Saya tidak tahu apakah ada yang akan membacanya, dan saya tidak peduli”, ujar Cuban. “Pertama kali seseorang mengetahui tentang perjuangan saya selama 27 tahun melawan bulimia adalah di blog saya. Proses penyembuhan ini tidak hanya membantu diri saya sendiri tetapi juga untuk orang lain, agar mengetahui bahwa mereka tidak sendiri”, lanjutnya.

“Saya tidak menyesal mengungkapkan perjuangan saya. Itu tidak berarti setiap orang harus menulis di depan umum. Ini bukan untuk semua orang. Kita semua berada dalam tahap pemulihan yang berbeda. Saya juga menulis jurnal pribadi. Menulis ekspresif baik pribadi maupun publik membantu menyelamatkan hidup saya”, ungkapnya.

Brian Cuban telah merilis buku pertama “Shattered Image”, yang mencatat pengalaman pemulihan. Cuban juga pembawa acara “Brian Cuban’s Legal Briefs” di EyeOpenerTV. Ia adalah salah satu contoh seseorang yang berhasil pulih dari kecanduan alkohol dan narkoba, melalui menulis ekspresif.

Selamat menulis, selamat menikmati kebahagiaan dan kesehatan.

Bahan Bacaan

Brian Cuban, Expressive Writing in Addiction Recovery, diakses dari https://www.thegooddrugsguide.com pada 5 April 2021

Eric A. Kreuter, Incorporation of Expressive Writing in the Treatment of Drug and Alcohol Addiction, https://doi.org/10.1080/08893675.2020.1776968, 12 Jun 2020, diakses dari https://www.tandfonline.com

.

Ilustrasi : https://www.heroesmile.com/

 4 kali dilihat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *